Edisi 28 Oktober 2026Jalanan Indonesia, apa adanya.
← Laju OtomotifListrik

Asuransi untuk kendaraan listrik: baterai, banjir, dan pasal yang perlu dibaca sebelum menandatangani polis

Komponen termahalnya tidak selalu otomatis tertanggung.

Prinsip asuransi kendaraan listrik sama dengan kendaraan lain: ada jaminan kerugian total saja dan ada jaminan menyeluruh, ada perluasan untuk bencana dan huru-hara. Yang berbeda adalah bagian mana dari kendaraan yang menanggung sebagian besar nilai, dan bagaimana risiko tertentu diperlakukan. Sebelum menandatangani polis, ada beberapa hal yang perlu dibaca lebih teliti daripada biasanya.

Baterai: tanyakan secara eksplisit

Baca juga: Membeli motor listrik bekas: pemeriksaan baterai, pengisi daya, dan dokumen yang tidak ada di motor bensin

Pada kendaraan listrik, baterai adalah komponen dengan porsi nilai terbesar. Pertanyaan pertama ke penyedia asuransi seharusnya sederhana: apakah baterai tertanggung penuh, tertanggung dengan batas tertentu, atau dikecualikan dalam kondisi tertentu. Jawaban yang Anda inginkan ada dalam tulisan di polis, bukan dalam penjelasan lisan.

Perhatikan juga klausul tentang penyusutan. Sebagian polis menghitung nilai baterai dengan penyusutan terpisah dari kendaraan, sehingga nilai ganti yang diterima saat klaim bisa lebih rendah dari yang dibayangkan. Tanyakan pula bagaimana kerusakan baterai akibat pengisian daya yang tidak sesuai diperlakukan; ini sering masuk kategori kelalaian pemilik.

Pengisi daya di rumah, kabel, dan perangkat pendukung lain biasanya bukan bagian dari polis kendaraan. Kalau Anda memasang instalasi pengisian di rumah, cek apakah itu masuk ke asuransi properti atau perlu ditambahkan terpisah.

Banjir dan risiko yang khas

Musim hujan membawa risiko banjir, dan pada kendaraan listrik, air yang masuk ke sistem tegangan tinggi menjadi perhatian utama. Pastikan perluasan jaminan banjir masuk dalam polis, dan baca definisi banjirnya: apakah mencakup genangan di jalan, atau hanya banjir yang dinyatakan sebagai bencana. Baca juga kewajiban pemilik: menerobos genangan dengan sengaja sering menjadi alasan penolakan klaim.

Perbaikan kendaraan listrik membutuhkan bengkel dengan peralatan dan pelatihan khusus. Tanyakan apakah penyedia asuransi memiliki bengkel rekanan yang mampu menangani sistem tegangan tinggi di kota Anda. Polis yang bagus di atas kertas tidak berguna jika bengkel rekanan terdekat tidak bisa mengerjakan kendaraan Anda.

Terakhir, perhatikan prosedur klaim untuk kejadian kebakaran dan penanganan kendaraan setelah kecelakaan. Kendaraan listrik yang rusak berat memerlukan penanganan berbeda saat ditarik dan disimpan. Pahami siapa yang menanggung biaya itu sebelum kejadian, bukan sesudahnya. Membaca polis memang membosankan, tetapi untuk kendaraan listrik, bagian yang membosankan itu adalah bagian yang paling menentukan.

PW
Prita WibisonoPrita Wibisono nulis di Laju Otomotif sejak 2025, paling sering soal mobil, dan dia yang pegang perbandingan LCGC baru lawan sedan bekas. Mobil hariannya sendiri sedan bekas yang odometernya sudah lewat angka yang tidak mau dia sebut.