Edisi 28 Oktober 2026Jalanan Indonesia, apa adanya.
← Laju OtomotifPerawatan

Aki mulai lemah: tanda awal, cara memeriksa sendiri, dan kebiasaan yang memperpendek umurnya

Aki jarang mati mendadak; biasanya sudah memberi tanda berminggu-minggu.

Kendaraan yang tidak mau menyala di pagi hari hampir selalu diceritakan sebagai kejadian mendadak. Padahal, aki yang melemah biasanya memberi tanda lebih dulu selama beberapa minggu. Mengenali tanda itu jauh lebih mudah daripada memanggil bantuan di pinggir jalan.

Tanda awal yang sering diabaikan

Baca juga: Asuransi untuk kendaraan listrik: baterai, banjir, dan pasal yang perlu dibaca sebelum menandatangani polis

Tanda paling umum adalah putaran starter yang terdengar lebih berat atau lebih lambat dari biasanya, terutama di pagi hari saat mesin dingin. Lampu depan yang meredup saat mesin distarter, jam atau pengaturan radio yang tersetel ulang sendiri, dan klakson yang terdengar lebih lemah adalah tanda tambahan. Pada motor dengan starter elektrik, tandanya serupa: tombol harus ditekan lebih lama, atau sesekali hanya terdengar bunyi klik.

Lampu indikator aki di dasbor yang menyala saat mesin hidup tidak selalu soal aki; itu bisa menunjukkan sistem pengisian yang bermasalah. Keduanya perlu diperiksa, tetapi jangan langsung mengganti aki tanpa tahu apakah pengisiannya baik.

Memeriksa sendiri sebelum ke bengkel

Lihat terminal aki. Lapisan putih atau kehijauan di sekitar terminal adalah korosi yang menghambat aliran listrik; bersihkan dengan sikat dan pastikan terminalnya kencang. Terminal yang longgar sering disangka aki lemah, padahal hanya perlu dikencangkan.

Pada aki jenis basah, periksa level cairan melalui indikator atau garis di badan aki, dan tambahkan air aki jika di bawah batas. Periksa juga badan aki: menggembung atau retak berarti aki harus diganti, apa pun hasil tes lainnya. Kalau Anda punya alat ukur tegangan sederhana, ukur saat mesin mati dan saat mesin hidup; angka yang berbeda jauh dari yang disebutkan buku manual adalah petunjuk untuk bengkel.

Kebiasaan yang membuat aki cepat habis

Perjalanan sangat pendek yang berulang tidak memberi waktu bagi sistem pengisian mengembalikan daya yang dipakai saat start. Kendaraan yang dipakai hanya beberapa menit setiap hari sebenarnya lebih berat bagi aki daripada yang dipakai perjalanan panjang.

Perangkat tambahan yang menyala saat mesin mati, seperti kamera dasbor dengan mode parkir, lampu aksesori, atau audio tambahan, menguras aki pelan-pelan. Kendaraan yang ditinggal berminggu-minggu tanpa dinyalakan juga akan kehilangan daya. Kalau akan ditinggal lama, lepas terminal negatif atau pakai pengisi daya perawatan.

Terakhir, panas. Mesin yang panas dan ruang mesin yang pengap memperpendek usia aki, dan ini hal yang tidak bisa dihindari sepenuhnya di iklim kita. Yang bisa dilakukan: memeriksa aki lebih sering saat kemarau, bukan hanya saat mulai bermasalah.

DP
Doni PamungkasDoni Pamungkas gabung 2025 dan jadi penulis motor utama di Laju Otomotif. Tiap tulisan perawatannya dibuat sambil mencatat ongkos di tiga bengkel berbeda, biar tidak asal.